Login Form



Link Banner

Who's Online

We have 7 guests online

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday159
mod_vvisit_counterYesterday411
mod_vvisit_counterThis week1096
mod_vvisit_counterLast week3158
mod_vvisit_counterThis month12962
mod_vvisit_counterLast month50340
mod_vvisit_counterAll days361611

We have: 7 guests online
Your IP: 54.225.1.70
 , 
Today: Jul 31, 2014

Bappeda Se-Indonesia


Sumatera Utara
Jl. Diponegoro 21A Medan
Telp.061-4538045 Fax.061-4513830
Kepulauan Riau
Jl. Basuki Rahmat No 17 Tanjung Pinang
Telp.0771-318546 Fax.0771-29843
Lampung
Jl. WR Monginsidi No 69 Bandar Lampung
Telp.0721-486396
Jawa Barat
Jl. Ir H. Juanda No 287 Bandung
Telp.022-2516061
Nusa Tenggara Timur
Jl. Polisi Militer No 2 Kupang NTT
Telp.0380-832975 Fax.0380-833462

Read More.....

SEKAPUR SIRIH KEPALA BAPPEDA

Assalamu’alaikum Warahmatullahiwabarakatuh, Selamat datang di Website Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karimun. Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah S.A.W atas segala rahmat dan hidayahnya, Website Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Karimun telah dapat ditampilkan. Pemerintah harus dapat memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi dalam proses untuk meningkatkan efektifitas,...


Read More...

Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD): Transp...

Perkembangan dan kemajuan teknologi yang sejalan dengan keterbukaan informasi telah membawa dampak yang cukup signifikan hampir di seluruh aspek kehidupan, baik pada sektor industri, sosial budaya, kemasyarakatan dan juga termasuk...

Forum Diskusi Kajian Konektivitas Antar Pulau

Rencana pembangunan jembatan dan terowongan bawah laut yang menghubungkan Johor, Malaysia dengan Kabupaten Karimun dan Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau (Johor-Karimun-Riau Link/JKR Link) terus digagas oleh Pemerintah Kabupaten Karimun. Setelah adanya...

Audiensi dengan Wamen PPN/Waka Bappenas Pemkab Kar...

Wakil Menteri (Wamen) PPN/Wakil Kepala (Waka) Bappenas Dr. Lukita Dinarsyah Tuwo menerima audiensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dan Pemkab Pelalawan, Provinsi Kepulauan Riau, di ruang kerjanya, Rabu (16/4) pagi. Rombongan...

PENANDATANGANAN KESEPAKATAN ANTARA KERJASAMA PEMER...

Tanjung Balai, 4 Mei 2014. Pada tanggal 4 Mei 2014, di Tanjung Balai Karimun, Bupati Karimun, Dr. Nurdin Basirun dan Direktur Pusat Studi Pembangunan Nusantara, Prof. Dr. Eko Supriyanto, menandatangani kesepakatan...

Musrenbang RKPD Kabupaten Karimun Tahun 2014

Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Kabupaten Karimun Tahun 2014 Sesuai amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 Tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, setelah tahapan musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan dan...

Website Resmi Bappeda Kab.Karimun
Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD): Transparansi Evaluasi Pencapaian Pembangunan Daerah PDF Print E-mail

Perkembangan dan kemajuan teknologi yang sejalan dengan keterbukaan informasi telah membawa dampak yang cukup signifikan hampir di seluruh aspek kehidupan, baik pada sektor industri, sosial budaya, kemasyarakatan dan juga termasuk pada sektor pemerintahan.
Sektor pemerintah sebagai fasilitator dan pendorong dalam keberhasilan kegiatan pembangunan, memerlukan keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah antar pusat dan daerah melalui jaringan sistem informasi untuk mengakses seluruh data dan informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik.
Era saat ini partisipasi masyarakat dalam pembangunan sangat diperlukan dan harus berperan aktif. Seperti diketahui, data dan informasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sebuah perencanaan. Data merupakan dasar pertimbangan dalam penyusunan kegiatan-kegiatan pembangunan, juga sebagai media bagi publik untuk mengevaluasi kinerja pemerintah. Akan tetapi kondisi ketersediaan data saat ini belum maksimal, dimana data-data pembangunan daerah masih belum terhimpun dalam satu kesatuan, sehingga sebagian besar perencanaan pembangunan belum didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan tidak tepat sasaran.
Berangkat dari kondisi tersebut, guna meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah yang didukung oleh ketersediaan data dan informasi pembangunan daerah yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah (Ditjen Bangda) Kementerian Dalam Negeri menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah.
Sistem Informasi Pembangunan Daerah atau yang dikenal dengan SIPD adalah jaringan yang mengumpulkan data secara terpadu di daerah dan pusat dengan menggunakan teknologi informasi, sebagai dukungan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah. Data SIPD yang dibagi menjadi delapan kelompok data ini dapat diakses oleh masyarakat melalui jaringan internet melalui www.sipd.bangda.kemedagri.go.id.  Dikatakan terpadu karena data ini terintegrasi mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
SIPD ini telah disosialisasikan oleh pemerintah pusat kepada seluruh badan perencanaan pembanguan daerah se-Indonesia pada awal tahun 2014 lalu. Dimana untuk saat ini Provinsi Lampung terpilih sebagai pengelola SIPD terbaik untuk regional Sumatera dalam mengelola SIPD untuk mencapai tingkat keterisian data yang baik.
Sebagai tindaklanjut dari SIPD nasional tersebut, pada pertengahan Mei 2014, Bappeda Propinsi Kepulauan Riau juga telah melakukan bimbingan teknis bagi pengelola SIPD kab/kota se-wilayah Kepulauan Riau di Kota Tanjung Pinang. Melalui pembentukan pokja SIPD Kab/kota diharapkan Provinsi Kepulauan Riau memiliki data dan informasi daerah yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu di Kabupaten Karimun sendiri, pengisian form data SIPD mulai dilakukan oleh instansi sesuai dengan tupoksi masing-masing. Data-data tersebut kemudian dihimpun oleh tim pengelola SIPD untuk dientry ke website yang telah disediakan oleh Ditjen Bangda. (disusun oleh Olie Bappeda)

 
Forum Diskusi Kajian Konektivitas Antar Pulau PDF Print E-mail

Rencana pembangunan jembatan dan terowongan bawah laut yang menghubungkan Johor, Malaysia dengan Kabupaten Karimun dan Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau (Johor-Karimun-Riau Link/JKR Link) terus digagas oleh Pemerintah Kabupaten Karimun. Setelah adanya pembahasan workshop JKR Link I yang dilaksanakan di Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Johor, Malaysia, pada hari Sabtu (17/05/2014) telah dilaksanakan Workshop JKR Link ke 2 yang diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Karimun bertempat di Kediaman Dinas Bupati Karimun.

Pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh beberapa narasumber yaitu Direktur Transportasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Prihartono dan Deputi Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi BPPT Tatang Ahmad Taufik. Selain itu juga diikuti oleh perwakilan dari UTM Prof. Zaimi, Mahmood dan Prof. Eko Suprianto. Calon investor yang berasal dari negara Malaysia juga berkesempatan hadir, sedangkan dari Kabupaten Pelalawan diwakili oleh Asisten Administrasi Pembangunan.

 

Dalam sambutannya Bupati Karimun Bapak Dr. H. Nurdin Basirun menjelaskan bahwa banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan adanya JKR Link yaitu

Aspek Ekonomi & Politis Regional :

Trans Asia memegang peranan yang tidak diragukan lagi, menjadi pemersatu dan integrasi kepentingan negara–negara Asia melintasi batas-batas teritorial         daratan, sungai dan lautan untuk menyongsong terwujudnya Masyarakat Ekonomi Asia.

Isu globalisasi ditandai dengan meleburnya pasar domestik ke pasar global, dikenal dengan era pasar bebas antar Negara secara ekonomi tanpa sekat berarti

Aspek Transportasi Lokal/Daerah :

Mengurangi waktu tempuh perjalanan (Travel Time)

Mengurangi Biaya Operasional Kendaraan

Memperbesar kapasitas transportasi baik volume maupun ukuran kendaraan

Aspek Ekonomi Lokal/Daerah :

Harga bahan, baik bahan mentah maupun bahan jadi akan menjadi lebih kompetitif

Memperbesar kesempatan pemasaran dari daerah sekitar yang berakibat langsung kepada peningkatan sosial dan ekonomi masyarakat

Ada beberapa alternatif pembangunan jalur JKR Link yang bisa dikembangkan diantaranya adalah :

- Jambatan

- Terowong:

•  Immersed

•  Bored

- Gabungan Jambatan danTerowongan.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 14